Cara Membuat NPWP secara Online

Baiklah sebelum membahas perihal cara pendaftaran NPWP secara online, anda harus mengerti dahulu apakah NPWP itu dan apa fungsi nya juga apa manfaatnya untuk anda yang paling penting adalah anda haru tahu dahulu definisi dari NPWP.

Jadi NPWP adalah singkatan dari Nomor Pokok Wajib Pajak ia merupakan sarana administrasi perpajakan yang fungsinya sebagai tanda pengenal diri atau identitas untuk wajib pajak.

Sebelum mendaftarkan diri secara online ada baiknya anda mencari tahu syarat-syarat yang diperlukan untuk membuat NPWP hal tersebut bertujuan untuk pengajuan pendaftaran diri anda secara online segera di setujui manakala semua persyaratan sudah anda penuhi dan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk anda yang sudah memiliki NPWP maka ada baiknya anda mencari tahu dengan cara membaca hak dan juga kewajiban, wajib pajak bagi anda.

Baiklah mari bahas tahapan dalam mendaftarkan npwp online.

Dibawah ini akan dibahas perihal cara membuat npwp perorangan atau pribadi yang syaratnya adalah melampirkan atau mengupload  Kartu Tanda Penduduk alias KTP anda yang sudah anda scan tentunya langkah selanjutnya anda dapat mengikuti himbauan dibawah ini.

Baca Juga : Cara Membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) Rumah atau Gedung

1. Langkah Pertama

Buka website untuk pendaftaran NPWP jangan lupa untuk membuat keanggotaan atau akun anda agar anda dapat mengajukan pendaftaran

Anda dapat mengakses website derektorat jendral pajak , dan yang perlu anda ketahui lainnya adalah dalam registrasi pendaftaran semua pelayanan anda tidak dipungut biaya alias gratis berikut laman website yang dapat anda kunjungi guna mendaftarkan diri www.pajak.go<.>id.

Setelah masuk ke menu utama dari website tersebut anda dapat langsung menekan petunjuk atau menu bertuliskan e-registrasion atau biasanya hanya e-reg saja.

2. Langkah Kedua

Anda langsung dapat mendafarkan diri untuk membuat account.

Setelah anda melakukan pendaftaran barulah anda bisa melakukan login alias masuk ke akun anda. Jika anda belum melakukan pendaftaran maka secara otomatis anda juga tidak bisa masuk ke akun anda sudah dipastikan maka anda tidak akan bisa melakukan ereg pajak.

Data yang anda daftarkan atau anda registrasi kan akan otomatis masuk ke kantor npwp pusat. Sehingga secara tidak langsung anda sudah memenuhi syarat dan ketentuan dari pusat.

Baca Juga : Syarat dan cara membuat kartu ATM BRI berbagai jenis

Dalam mendaftarkan akun sendiri sebenarnya terdapat dua langkah yakni:

  1. Biasanya untuk memastikan keaktifan dari email anda, maka anda diharuskan mengisikan alamat email anda dan secara otomatis email anda akan dikirimkan kode keamanan guna mengkonfirmasi benar atau tidaknya email yang anda gunakan selain untuk mengecek aktif tidaknya email anda.

Kemudian anda bisa mengklik daftar, tapi hal ini perlu anda lakukan kalau kode keamanan tidak terdaftar atau tidak terbaca, kemudian bisa anda gunakan atau mengklik kode keamanan tersebut lalu anda bisa menggantinya kemudian.

setelah itu anda dapat membuka email anda guna melakukan verifikasi untuk itu anda dapat mengklik link verifikasi yang sudah terkirim dan sudah anda terima di email.

Langkah berikutnya tinggal mengikuti saja biasanya setelah anda melakukan verifikasi otomatis anda akan masuk ke halaman berikutnya setelah langkah ini anda akan memasuki langkah kedua.

Setelah anda melakukan pengisian formulir yag disediakan namun data yang anda isikan haruslah sesuai dengan KTP agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari bagi anda.

Maka anda bisa langsung membuka email anda untuk melakukan aktivasi dengan cara mengklik link aktivasi yang sudah and terima diemail anda.

2. Setelah melakukan aktivasi maka dapat dikatakan bahwa langkah pertama anda sudah sukses, maka dapat anda lanjutkan ke langkah kedua yakni anda sudah dapat langsung login ke aplikasi e-registrasion atau https://ereg<.>pajak.go<.>id/ jika anda memasuki halaman tersebut otomatis akan anda jumpai menu login.

Dan dapat langsung login dengan menggunakan email yang sudah anda daftarkan dan anda sinkronkan juga sudah anda aktivasikan tentunya.

Kalau anda menjumpai kasus kode keamanan tidak terbaca maka anda dapat mengklik kode keamanan kemudian anda dapat langsung menggantinya agar anda mudah untuk ingat dan memahaminya.

Langkah kali ini anda diminta untuk melakukan pengisian data. Tapi hal itu terjadi jika anda sudah berhasil login dan kemudian masuk ke dasborad aplikasi maka anda akan mendapatkan suguhan berupa beberapa menu yang dapat anda jumpai di pilah sebelah kiri.

Kemudian klik daftar, dalam mendaftar ini anda akan berjumpa sembilan tahapan yang harus anda lalui namun anda dapat melaluinya setelah anda melakukan pengisian saat sesuai dengan yang diminta.

Baca Juga : Profil PNS BKN, Cara Cek NIP dan Pangkat di Website BKN

Maka silahkan lewati 9 langkah dibawah ini:

  1. Pengisian KATEGORI, anda dapat memilih kategori “orang pribadi” kemudian pilih status “pusat”. Untuk anda yang sudah tidak lagi single atau sudah berstatus sebagai istri namun tetap ingin melakukan kewajibannya maka anda dapat, memilih “cabang” kemudian anda dapat mengisikan NPWP milik suami anda.

2. Pengisian IDENTITAS, sama seperti pendaftaran dalam pembuatan akun baru anda akan diminta mengisi formulir sesuai dengan data KTP atau Kartu Tanda Penduduk milik anda.

3. Pengisian SUMBER PENGHASILAN,  untuk hal ini anda akan diberikan pilihan dalam mengisinya. Seperti, penghasilan yang anda dapat dari pemberi kerja (perusahaan, instansi dan sebagainya), penghasilan dari kegiatan usaha (wiraswasta atau adanya usaha kecil-kecilan), penghasilan dari pekerjaan bebas ( notaris, akuntan, dan lain-lain).

Ada juga penghasilan yang bersumber tidak dari tiga pilihan diatas alias tidak ada dalam kategori yang sudah disebutkan tadi.

4. Pengisian ALAMAT, data ataupun alamat yang anda gunakan harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk alias KTP tentunya juga harus yang masih berlaku.

5. Pengisian ALAMAT DOMISILI (KTP), dalam pengisian alamat domisili juga harus sesuai dengan KTP anda karena itu akan sangat berpengaruh dengan kantor pelayanan pajak (KPP) yang mana anda ajukan.

Kalau anda berada diluar kota dan belum mengurus surat pindah maka anda diharuskan melampirkan scanan surat domisili yang sudah di tanda tangani oleh pejabat yang berwenang paling tidak minimal setingkat kelurahan.

6. Pengisian ALAMAT USAHA, anda diharuskan melakukan pengisian ini jika pada pemilihan kategori penghasilan anda memilih penghasilan bersumber dari kegiatan usaha, pekerjaan bebas, maupun pekerjaan lainnya.

Isikan alamat sesuai dengan KTP anda atau isi sesuai Alamat Usaha (berbeda dengan KTP), tentunya dalam bentuk lampiran yang sudah discan.

7. Pengisian INFO TAMBAHAN, misalnya jumlah tanggungan anda mari ambil contoh anda menanggung, Istri dan dua anak maka total dari tanggungan anda adalah sebanyak 3.

Anda juga dapat melmpirkan jumlah penghasilan dan pengeluaran anda perbulan.

8. Pengisian UPLOAD PERSYARATAN, untuk anda yang karyawan anda dapat melampirkan scan KTP dan jika anda bukan karyawan anda dapat juga melampirkan surat keterangan usaha yang sudah ditanda tangani oleh pejabat bersangkutan paling tidak setingkat kelurahan.

Jika file yang anda upload lebih dari satu maka anda dapat menggabungkan terlebih dahulu dalam bentuk pdf dengan tujuan mempermudah anda dalam proses peng-upoadan.

9. Pengisian PERNYATAAN, jika semua tahapan sudah selesai

Maka langkah terakhir adalah anda dapat melakukan pengiriman data sesuai dengan yang dibahas diatas tadi. Dan selesai sudah pembahasan kali ini.

Ingat jika anda bingung silahkan bertanya kepada yang sudah memahami dan jangan lupa untuk mempelajari lebih lanjutnya. Dan selamat mencoba.

Baca Juga : Cara dan Syarat Buka Rekening Bank BCA Terbaru

Related Post to Cara Membuat NPWP secara Online